Puisi untuk Indonesia : Dirgahayu Indonesiaku!

Tujuh puluh lima tahun lalu
Sang merah putih hasil perjuangan
Terkibar di bawah haru penghormatan
Jiwa-jiwa rakyat jelata hingga bangsawan

Tujuh puluh lima tahun lalu
Telah terbit peristiwa maha penting
Jawaban segala corak perjuangan bangsa
Berakhirlah jerat belenggu segenap derita

Tujuh puluh lima tahun lalu
Adalah dikau wahai bapak-bapak bangsa
Adalah dikau wahai pejuang-pejuang bangsa
Mengecup riang hasil juang kedaulatan negeri

Proklamasi
Tersusun batu bata polemik
Rumah Djiaw Kie Siong laksana saksi
Penculikan golongan tua berakhir diskusi

Proklamasi
Kediaman Maeda Tadashi
Saksi sejarah nasib bumi pertiwi
Konsep naskah terlahir disepakati

Proklamasi
Segunung jiwa berhimpun
Api kian berkobar sang proklamator
Pemindahan kekuasaan diproklamasikan

Proklamasi
Sang saka merah putih
Penghormatan kian abadi
Kepada tuan puan pejuang negeri

Dirgahayu Republik Indonesia, tanah air tercinta seluruh rakyatnya!

Belum berakhir segala corak perjuangan karena bangsa ini belum benar-benar memenuhi esensi kemerdekaan yang sesungguhnya.

______

Tual, 17 Agustus 2020

[Elsa Amalia Wear]


____

Pict: Pinterest [Devian Art karya Firnandi]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tu'burni

Kupikir, Semua Telah Berakhir.

Aku.